Pemancing di Pangandaran digegerkan dengan penemuan dugong di pesisir pantai!
Pemancing di kawasan Pantai Karapyak, Kabupaten Pangandaran, digegerkan dengan penemuan dugong atau duyung di pesisir pantai pada Sabtu (6/1/2024) sore. Kejadian yang langka ini langsung menyita perhatian warga sekitar dan pemancing lokal. Dugong yang terdampar tersebut disebut 'Montok' oleh para pemancing karena ukurannya yang besar dan kehadirannya yang menarik.
Di tengah libur Natal dan tahun baru 2024, wisatawan mulai memadati objek wisata ikan dugong di Kampung Kiat. Suasana ceria terpantau di sekitar objek wisata tersebut dengan beragam aktivitas yang menarik. Nataru tahun ini menjadi momen istimewa bagi warga setempat yang dapat menikmati keindahan alam dan kebersamaan.
Namun, kehadiran dugong 'Montok' di Pangandaran juga mengingatkan kita akan pentingnya pelestarian satwa liar. Dugong termasuk dalam spesies yang rentan terhadap kepunahan akibat perburuan dan perubahan iklim. Melindungi habitat laut dan satwa seperti dugong menjadi tanggung jawab bersama untuk menjaga keseimbangan ekosistem.
Luar biasa bukan, melihat kehadiran dugong 'Montok' ini menjadi pengalaman langka dan mempesona. Semoga kejadian ini menjadi titik awal kesadaran akan pentingnya konservasi laut dan perlindungan terhadap satwa-satwa liar yang hidup di sekitar kita.
Pemancing di kawasan Pantai Karapyak, Kabupaten Pangandaran, digegerkan dengan penemuan dugong atau duyung di pesisir pantai pada Sabtu (6/1/2024) sore.
TRIBUNPAPUABARAT.COM, FAKFAK - Libur Natal dan tahun baru (Nataru) 2024 segera berakhir. Biasanya, warga menikmati akhir libur panjang itu dengan ...