Startup edutech terkenal Zenius resmi menutup operasionalnya setelah 20 tahun berkontribusi. Apa yang terjadi di balik penutupan platform edukasi online ini? Simak ulasannya di sini!
Startup edutech terkenal, Zenius, akhirnya menutup operasionalnya setelah 20 tahun beroperasi. Melalui pernyataan resmi CEO Zenius, Sabda PS, disampaikan bahwa platform edukasi online ini tengah mengalami tantangan operasional yang membuatnya harus berhenti beroperasi sementara. Meskipun sempat didanai oleh investasi besar dari beberapa perusahaan, Zenius akhirnya mengambil keputusan untuk tutup. Warganet pun memberikan apresiasi dan dukungan atas kontribusi Zenius selama ini.
Kabar penutupan Zenius menciptakan gejolak di dunia edtech Indonesia. Dalam email kepada mitra pemilik bimbel New Primagama, Co-founder Zenius, Sabda Putra Subekti, secara resmi mengumumkan bahwa operasi Zenius akan dihentikan mulai 22 Januari 2024. Pengunjung situs Zenius mayoritas berusia 18-24 tahun, dengan total kunjungan mencapai 4,1 juta pada November 2023, menunjukkan dampak besar dari penutupan platform ini untuk para pelajar.
Meskipun menyedihkan, tutupnya Zenius membawa pemahaman penting bahwa tantangan operasional dapat menghentikan perjalanan sebuah perusahaan teknologi edukasi. Namun, kontribusi Zenius selama 20 tahun tetap diingat oleh banyak orang, menandakan dedikasi mereka dalam memberikan layanan pendidikan berkualitas. Akankah kembalinya Zenius di masa depan menjadi harapan baru bagi pelajar di Indonesia?
Menariknya, pendiri Zenius, Sabda Putra Subekti, telah memberikan wawasan dan pandangan baru terkait penutupan Zenius. Pengumuman penutupan ini juga memberikan banyak pelajaran terkait tantangan operasional yang harus dihadapi oleh perusahaan teknologi edukasi. Masyarakat pun semakin menyadari pentingnya investasi dan dukungan untuk mendukung perkembangan edtech di Indonesia.
Melalui pernyataan CEO Zenius, Sabda PS yang dikirimkan kepada Uzone.id, Rabu (3/1), ia mengaku platform edukasi online yang sudah berdiri sejak 20 tahun ...
Kabar tutupnya Zenius sempat diunggah oleh akun @ecomurz. Melalui pernyataan resminya Zenius meyampaikan perusahaan memainkan peran penting bagi jutaan siswa ...
Jakarta, CNBC Indonesia - Startup edutech Zenius tutup untuk sementara. Perusahaan penyedia platform pendidikan online dan pemilik jaringan bimbingan ...
Startup edutech ini sempat mendapat pendanaan dari Northstar Group pada 2009 sebesar US$20 juta. Kemudian 13 tahun berselang, MDI Ventures menyuntikan pendanaan ...
Startup Zenius mengumumkan pihaknya menutup operasional sementara setelah 20 tahun beroperasi. Perusahaan menyebut tengah mengalami tantangan operasional.
Layanan operasional Zenius mendadak ungkap harus menghentikan operasi sementara setelah 20 tahun berkontribusi. Ada apa?
Platform edukasi online Zenius menutup sementara layanannya di Indonesia. Zenius mengatakan keputusan ini disebabkan adanya tantangan operasonal.
Startup yang bergerak di bidang edukasi, Zenius mengumumkan untuk menghentikan sementara operasinya setelah 20 tahun beraktivitas di Indonesia.
Jakarta: Tech winter bagi perusahaan digital maupun startup di 2024 tampaknya belum usai. Kabar terbaru, platform bimbingan belajar (bimbel) dan edukasi ...
Dalam email kepada mitra pemilik lokasi bimbel New Primagama, Co-founder Zenius Sabda Putra Subekti menyatakan operasi Zenius dihentikan mulai 22 Januari 2024.
Melansir Katadata, dalam siaran pers tersebut Zenius disebut menghadapi masalah operasional. Zenius lantas mengambil langkah strategis untuk menghentikan ...
Zenius mengatakan, sejak tahun 2004, perusahan telah memainkan peran penting dalam mewujudkan mimpi jutaan siswa, tapi kini harus tutup.
Perusahaan rintisan teknologi edukasi Zenius mengumumkan untuk menutup sementara operasional setelah 20 tahun beroperasi. Dalam keterangan resmi pihak ...
Bisnis.com, JAKARTA - Startup edukasi yang sudah berdiri sejak 2004, Zenius akhirnya memutuskan untuk tutup dan berhenti beroperasi.
Dalam email kepada mitra pemilik lokasi bimbel New Primagama, Co-founder Zenius Sabda Putra Subekti menyatakan operasi Zenius dihentikan mulai 22 Januari 2024.
Pengunjung situs Zenius lebih banyak berusia 18-24 tahun. Total kunjungan mencapai 4,1 juta kunjungan pada November 2023. Zenius dipastikan tutup sementara ...
Startup (perusahaan rintisan) teknologi edukasi Zenius mengumumkan menutup sementara operasionalnya pada awal tahun 2024. Alasannya karena ada tantangan ...
Warganet berbondong mengucapkan terima kasih kepada Zenius yang selama ini telah memberikan pelatihan berkualitas hingga membantu mereka lulus ujian.