Gangguan Kamtibmas meningkat drastis di Rembang! Yuk, baca selengkapnya!
Gelar Rillis Akhir Tahun 2023, Kapolres Rembang, AKBP Suryadi, S.I.K.,M.H. mengungkap data mengejutkan terkait kriminalitas. Menurutnya, angka kejahatan di daerah tersebut meroket dari 468 kasus pada tahun 2022 menjadi 705 kasus pada tahun 2023. Kenaikan yang signifikan ini menunjukkan adanya tantangan besar dalam memelihara keamanan di Rembang. Kapolres Suryadi juga menegaskan pentingnya kerja sama antara masyarakat dan pihak kepolisian untuk menciptakan lingkungan yang aman dan tenteram.
Dalam pidatonya, Kapolres Rembang menyoroti peran kamtibmas dalam menjaga ketertiban dan keamanan. Faktor-faktor yang menyebabkan lonjakan angka kriminalitas perlu segera diidentifikasi dan ditangani secara serius. Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan guna mencegah tindakan kriminal.
Selain itu, Kapolres juga menegaskan pentingnya penerapan hukum yang adil dan tegas terhadap pelaku kejahatan. Upaya pencegahan dan penindakan harus dilakukan secara efektif guna menekan angka kejahatan yang terus meningkat. Dengan kerjasama yang baik antara pihak kepolisian dan masyarakat, diharapkan kriminalitas di Rembang dapat ditekan.
Menariknya, meskipun terjadi lonjakan kriminalitas, tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan kepolisian tetap tinggi. Ini menunjukkan bahwa upaya penegakan hukum yang dilakukan oleh Kapolres Rembang dan jajarannya mendapat apresiasi positif dari warga setempat.
Kapolres Rembang, AKBP Suryadi, S.I.K.,M.H. menyampaikan, berdasarkan data gangguan Kamtibmas, angka kejahatan naik dari 468 di 2022 menjadi 705 di 2023. Atau ...