Jakarta, CNBC Indonesia - Kasus Covid-19 kini kembali merebak seiring terjadinya pergantian musim ke musim dingin. Dalam berapa tahun terakhir,musim dingin ...
Kemenkes konfirmasi tren kenaikan kasus virus corona (Covid-19) terjadi lagi di Indonesia dan diduga akibat varian baru, yakni EG.5 dan EG.2.
Kasus COVID-19 di Indonesia mengalami kenaikan signifikan hingga 80 persen. Dari semula rata-rata kasus mingguan berkisar 30-40 orang, kini mencapai 267 ...
"Meningkatnya juga kewaspadaan di masyarakat, tetapi peningkatan ini bukan suatu hal yang harus dikhawatirkan karena kasus kematian, pasien yang dirawat atau ...
Kementerian Kesehatan Singapura (MOH) mengatakan pada Sabtu (2/12/2023) bahwa jumlah infeksi Covid-19 meningkat secara signifikan di Singapura. MOH mendesak ...
Peningkatan kasus Covid-19 terjadi dari yang biasanya ada 10-20 kasus dalam seminggu. Lalu pada pekan kemarin menjadi 267 kasus per minggunya.
Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan permasalahan distribusi vaksin gotong royong oleh PT Bio Farma (Persero)
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan anggaran program vaksinasi Covid-19 akan berakhir pada akhir Desember 2023. "Kami diminta sampai akhir tahun ...
Varian baru Covid-19 yang mendominasi kasus positif di Singapura saat ini telah masuk ke Indonesia sejak Agustus lalu.
Ikatan Dokter Indonesia (IDI) mengimbau lansia dan kelompok rentan terpapar virus corona segera melakukan vaksinasi booster Covid-19.
Kasus COVID-19 di Indonesia mengalami kenaikan setelah lonjakan COVID di Singapura dan Malaysia.
Ketua Satgas Covid-19 PB IDI Dr Erlina Burhan mengungkapkan, kasus Covid-19 di Indonesia mengalami lonjakan tiga kali lipat pada November 2023.
Reporter: Syamsul Ashar | Editor: Syamsul Azhar. KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah menyatakan saat ini tetap memantau perkembangan terkini lonjakan kasus ...
Dokter Siti Nadia Tarmizi Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengimbau masyarakat tidak perlu panik mendengar ...
Kasus di Indonesia naik dari 65 pada September 2023 menjadi 151 kasus pada November 2023 diduga akibat varian EG.5 dan HK.3.
Ia pun mengimbau masyarakat untuk menjaga kesehatan dan dapat kembali memakai masker dan mencuci tangan untuk mencegah penularan Covid-19. "Terinformasikan ...