LOSC Lille sempat mengejutkan kompetisi Prancis usai menjadi kampiun Ligue 1 pada 2020/2021. Namun, hal ini bukan sekadar kebetulan.
[Baca Juga: 5 Produk Akademi LOSC Lille Terbaik yang Pernah Main di Bundesliga](https://www.idntimes.com/sport/soccer/jordan-hendo/produk-akademi-lille-terbaik-main-di-bundesliga-c1c2) Ini juga yang menjadikan Les Dogues sebagai salah satu klub dengan keuangan paling sehat di Puncaknya, Onana direkrut The Toffees pada musim panas 2022 dengan mahar 35 juta euro atau sekitar Rp582 miliar. Bergabung pada musim panas 2016, dirinya menjalani perkembangan karier yang cukup pesat di Prancis. Ada beberapa nama yang melanjutkan kariernya ke klub medioker English Premier League (EPL). El Ghazi akhirnya bergabung dengan The Villans pada musim panas 2018. Onana tampil reguler dengan catatan 42 penampilan di semua kompetisi. Pemain berpaspor Belgia itu sejatinya hanya membela Lille selama semusim. Aston Villa resmi mengikat pemain Belanda itu secara permanen dengan mahar 9 juta euro atau sekitar Rp150 miliar. Lille sukses meraup keuntungan besar di balik penjualan Amadou Onana. [LOSC Lille](https://www.idntimes.com/tag/LOSC-Lille) sempat mengejutkan kompetisi Prancis usai menjadi kampiun Ligue 1 pada 2020/2021. Berprestasi secara tim, Lille juga punya kebijakan transfer yang patut diapresiasi.
Ternyata Lille punya lulusan akademik yang cukup berkualitas. Terbukti lewat 5 penjualan termahal mereka ke klub-klub Liga Inggris, siapa saja?
Terbukti, kini sederet pemain mereka sudah tersebar alias membela berbagai klub di liga-liga elite Eropa sejauh ini. Bahkan ada yang hampir membela AC Milan. Belum lama ini, Lille membuat kejutan di sepak bola Eropa dengan menjuarai Liga Prancis musim 2020/2021 lalu.