Kombes Susanto mengaku sempat kesal kepada Ferdy Sambo ketika diperintah terkait kasus Yosua. Sambo pun meminta maaf.
Sebelumnya ketika diperiksa, Kombes Susanto mengaku sempat kesal terhadap Ferdy Sambo saat di Kompleks Polri Duren Tiga di hari peristiwa tewasnya Brigadir Yosua Hutabarat. Ferdy Sambo juga didakwa merintangi penyidikan dalam kasus pembunuhan Yosua. Sambo pun meminta maaf kepada Susanto.
Ketua Majelis Hakim menunjukkan barang bukti senjata HS dalam sidang lanjutan kasus pembunuhan Brigadir Yosua Hutabarat dengan terdakwa Ferdy Sambo dan Putri ...
Kombes Susanto juga yang memeriksa nomor seri pistol Glock-17 yang digunakan Bharada RE untuk menembak Brigadir J. Dalam pengakuannya, Kombes Susanto, pun yang ikut bersama-sama Karo Provos Polri Brigadir Jenderal (Brigjen) Benny Ali, memeriksa Putri Candrawathi di rumah Saguling III 29, beberapa saat setelah melakukan pengamanan di TKP Duren Tiga 46. Terungkap dalam penyidikan, Brigadir J tewas ditembak mati oleh Bharada RE, dan juga dikatakan Ferdy Sambo yang turut serta melakukan penembakan. Kombes Susanto, dalam banyak kesaksian di persidangan selama ini disebut-sebut sebagai salah-satu personel dari Propam Polri yang datang awal ke tempat kejadian perkara (TKP) pembunuhan Brigadir J di Duren Tiga 46. Kombes Susanto, bahkan disebut-sebut sebagai anggota Ferdy Sambo di Propam Polri, yang ikut serta melakukan pengamanan TKP saat tim penyidik Polres Jaksel melakukan olah TKP, Jumat (8/7). Pelecehan versi Putri tersebut, yang disebut mula-mula melatarbelakangi peristiwa penembakan terhadap Brigadir J. Susah jadi jenderal itu, yang mulia,” kata Kombes Susanto. Juga memeriksa Surat Izin Menggunakan Senjata Api (SIMSA) milik Bharada RE yang dinilai bermasalah karena tak ada foto diri. Saya sebagai Kabag Gakkum yang biasanya memeriksa polisi yang nakal, kami diperiksa, yang mulia. [ Brigadir J ](https://republika.co.id/tag/brigadir-j)yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel), Selasa (6/12) atas terdakwa Ferdy Sambo. Kombes Susanto mengatakan, dirinya juga mendapatkan sanksi pencopotan jabatan, dan pemindahan kedinasan dalam jangka waktu yang lama ke Yanma Polri. REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komisaris Besar (Kombes) Susanto Haris meluapkan emosinya kepada Ferdy Sambo.
Kombes Susanto Haris tak kuasa menahan amarah saat menceritakan ditempatkan di dalam tempat khusus karena terseret kasus Ferdy Sambo.
Ferdy Sambo juga didakwa merintangi penyidikan dalam kasus pembunuhan Yosua. Dalam sidang ini, duduk sebagai terdakwa Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi. "Saya ingin tanggapi Bang Santo, saya minta maaf.
Padahal, kata Susanto, Ferdy Sambo pernah mengatakan meski junior berpangkat lebih tinggi dari senior maka sikap hormat harus tetap dijunjung tinggi.
[Susanto](https://www.tribunnews.com/tag/susanto) tetap menjalankan perintah [Ferdy Sambo](https://www.tribunnews.com/tag/ferdy-sambo) tersebut. [Susanto](https://www.tribunnews.com/tag/susanto) sembari sesengukan. Nadanya sudah nggak enak, biasanya di almamater kami, nggak ada kata kasar, (perintah [Susanto](https://www.tribunnews.com/tag/susanto) berkata bahwa akibat terlibat kasus [Ferdy Sambo](https://www.tribunnews.com/tag/ferdy-sambo), ia dipatsus dan disanksi demosi tiga tahun. [Susanto](https://www.tribunnews.com/tag/susanto) berbanding terbalik dengan perkataan [Ferdy Sambo](https://www.tribunnews.com/tag/ferdy-sambo) terkait hubungan junior-senior tersebut. [Susanto](https://www.tribunnews.com/tag/susanto). [Susanto](https://www.tribunnews.com/tag/susanto) bercerita bahwa akibat kasus ini, karier dirinya di kepolisian menjadi tamat. [Ferdy Sambo](https://www.tribunnews.com/tag/ferdy-sambo) terhadap dirinya lantaran dia lebih senior dari mantan Kapolres Brebes itu. [Ferdy Sambo](https://www.tribunnews.com/tag/ferdy-sambo) untuk menyatukan barang bukti terkait kasus pembunuhan [Brigadir J](https://www.tribunnews.com/tag/brigadir-j). [hakim](https://www.tribunnews.com/tag/hakim), Wahyu Iman Santosa bahwa ia dibentak oleh [Ferdy Sambo](https://www.tribunnews.com/tag/ferdy-sambo) meski dirinya lebih senior daripada mantan Kadiv [Propam Polri](https://www.tribunnews.com/tag/propam-polri) tersebut. [Ferdy Sambo](https://www.tribunnews.com/tag/ferdy-sambo)) Pak Kabbag bawa barang bukti jadikan satu dengan senjata," ujarnya dalam tayangan YouTube Kompas TV. [Polisi Tembak Polisi](https://www.tribunnews.com/topic/polisi-tembak-polisi)
Betapa malangnya nasib Kombes Susanto usai terseret pusaran kasus pembunuhan Brigadir J. Ia harus kehilangan karier yang telah ia bangun puluhan tahun di Polri ...
Apa ada teroris, apa ada anggota yang marah?" "Bayangkan majelis hakim, kami Kabag Gakkum yang biasa memeriksa polisi nakal, kami diperiksa. Saya ditelepon Pak Kadiv Propam, ada penembakan, bawa senjata panjang dan body vest," ujar Susanto sembari menirukan ucapan Benny. Bak jatuh tertimpa tangga, Kombes Susanto sempat mengalami kejadian yang tak mengenakkan. "Kecewa, kesal, marah, jenderal kok bohong. "Saya menghadap dengan berpakaian dinas dan memakai sandal karena habis salat Jumat.
Kombes Susanto Haris merasa marah dan kecewa kepada Ferdy Sambo lantaran dirinya pun harus ikut terseret kasus pembunuhan berencana Brigadir J, ...
Bayangkan majelis hakim bagaimana keluarga kami," kata Susanto dengan nada kesal dan menangis. Bayangkan majelis hakim, kami Kabaggakum yang biasa memeriksa polisi nakal, kami diperiksa. Kemudian kami, paranoid nonton tv, media sosial, jenderal kok tega menghancurkan karier. "Kecewa, kesal, marah, jenderal kok bohong. Karirnya hancur dan keluarganya menjadi malu. Di depan majelis hakim dan terdakwa Ferdy Sambo, Kombes Susanto mengaku marah dan kecewa dengan Ferdy Sambo karena telah menyeretnya di kasus ini.
nbspKombes Susanto Haris menjadi saksi dalam sidang dugaan kasus pembunuhan Brigadir Jnbsp - Nasional - Okezone Nasional.
"Jadi, kemarin ngomongnya ngegas sudah, dalam hati saya, yah kalau Jenderal sudah bisa ngegas-ngegas senior, ini lah yang saya alami. Padahal, dalam almamater kesenioritasan, dalam beberapa kesempatan Ferdy Sambo selalu mengatakan, 'Selama matahari tidak terbit dari Utara dan air laut masih Asin, senior tetap senior'. BACA JUGA:
Terseret dalam persidangan Ferdy Sambo lantaran dituding telah melanggar kode etik dalam menangani kasus pembunuhan Brigadir J, Kombes Susanto menangis ...
Melibatkannya dalam jurang kehancuran, Kombes Susanto gak terima kariernya hancur seketika karena ulah Ferdy Sambo. [pembunuhan Brigadir J](https://www.intipseleb.com/tag/pembunuhan-brigadir-j), Kombes Susanto mengaku kecewa dengan sikap Ferdy Sambo. Kecewa dengan ulah Ferdy Sambo yang justru membuat kariernya hancur, Kombes Susanto menangis dan bergetar saat Jani sidang.
Suasana sidang lanjutan Ferdy Sambo tiba-tiba haru kala Kombes Susanto meluapkan kesedihan dan amarahnya ke Ferdy Sambo.
tanya hakim.
Akibat ulah Ferdy Sambo terkait kasus Pembunuhan Brigadir Yoshua Hutabarat atau Brigadir J. Dalam persidang lanjut kasus ini di Pengadilan Negeri Jakarta ...
Refresh the page or contact the site owner to request access. You cannot access monitorindonesia.com. Copy and paste the Ray ID when you contact the site owner.
Kombes Susanto Haris meluapkan amarahnya kepada Ferdy Sambo dalam sidang lanjutan pembunuhan berencana Brigadir Pol Nofriansyah Yosua Hutabarat.
[Ninuk Cucu Suwanti](https://www.kompas.tv/penulis/Ninuk-Cucu-Suwanti) Bayangkan Majelis Hakim, bagaimana keluarga kami?” imbuhnya. [Ferdy Sambo Bantah Selingkuh dari Putri Candrawathi: Istri Saya Diperkosa Yosua, Tidak Motif Lain](https://www.kompas.tv/article/355631/ferdy-sambo-bantah-selingkuh-dari-putri-candrawathi-istri-saya-diperkosa-yosua-tidak-motif-lain) [Terungkap di Sidang, Putri Sambo Blak-blakan Tak Ingin Ditinggalkan Kuat Ma’ruf dan Ucap Yosua Sadis](https://www.kompas.tv/article/355407/terungkap-di-sidang-putri-sambo-blak-blakan-tak-ingin-ditinggalkan-kuat-ma-ruf-dan-ucap-yosua-sadis) Editor : [Vyara Lestari](https://www.kompas.tv/editor/Vyara-Lestari) [Susanto Haris](https://www.kompas.tv/tag/susanto-haris) meluapkan kekecewaan sekaligus amarahnya kepada [Ferdy Sambo](https://www.kompas.tv/tag/ferdy-sambo) dalam sidang lanjutan pembunuhan berencana Brigadir Pol Nofriansyah Yosua Hutabarat.
Permohonan maaf Ferdy Sambo ini ternyata bukan tanpa alasan - Nasional - Okezone Nasional.
Baca Juga: Kemudian kami menyerahkan barang bukti ke Paminal. Baca juga:
Mantan Kabag Gakkum Provost Polri Divisi Propam Polri Kombes Susanto Haris menjadi salah satu saksi dalam persidangan Sambo - Nasional - Okezone Nasional.
Baca Juga: BACA JUGA:
Kombes Susanto, eks Kabag Gakkum Divisi Propam Polri mengaku sempat 'digas' oleh Ferdy Sambo usai peristiwa penembakan yang menewaskan Brigadir J.
Saudara ke RS apa ikut ke kantor?" Akhirnya saya antar juga ke Agus Patria setelah kami mengantar jenazah. "Setelah itu ambulans datang? "Jadi kemarin ngomongnya sudah ngegas. Saya kawal saya tanya pengawal mobil ambulans lewat mana jam segini nggak macet. Atas peristiwa itu, Susanto yang lebih senior di Korps Bhayangkara mengaku kesal terhadap Sambo.
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - ”Jenderal kok bohong?” ujar Kombes Susanto Haris di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel), Selasa...
”Sedih, Yang Mulia. Kepada majelis hakim, Haris mengaku tidak tahu-menahu soal skenario tembak-menembak yang dibuat Sambo. JAKARTA (RIAUPOS.CO) - ”Jenderal kok bohong?” ujar Kombes Susanto Haris di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel), Selasa (6/12/2022).
Hendra Kurniawan, terdakwa kasus merintangi penyidikan atau "obstruction of justice" pembunuhan berencana terhadap Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat ...
Kemudian, dalam sidang etik, Polri menghukum pria itu menjatuhkan sanksi demosi selama tiga tahun. Meski begitu, Polri tetap menghukum Susanto. ”Tidak tahu,” kata dia. Kepada majelis hakim, Haris mengaku tidak tahu-menahu soal skenario tembak-menembak dibuat Sambo. Mata Susanto tampak berkaca-kaca. ”Jenderal kok bohong?” ujar Kombes Susanto Haris di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) kemarin (6/12).
Kombes Susanto, Mantan Kabag Gakkum Provos Divisi Propam Polri menarik perhatian usai menangis di persidangan terdakwa kasus pembunuhan, Ferdy Sambo.
Baca juga :