*Kenang Almarhum Sebagai Orang Paling Serius. KEMENKO PMK -- Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy ...
Bahkan menurutnya, derajat keilmuan almarhum juga menjadikannya sebagai salah satu cendekiawan terbaik di Indonesia. Bahkan saya sempat mengingatkan beliau, 'hei gilirannya lho, gantian untuk menjabat sebagai ketua umum HIPIIS'. Itu menjadi prinsip beliau," ungkapnya. Dalam membahas persoalan apapun, kata Menko Muhadjir, almarhum selalu fokus untuk menyelesaikannya. Kalau diajak bicara pasti selalu berusaha untuk tidak menambah- menambah isu yang menjadi fokusnya. Seusai pemakaman, Muhadjir menyatakan bahwa dirinya memiliki hubungan yang sangat baik dengan almarhum.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Ketua Dewan Pers dan Guru Besar UIN Jakarta Prof Azyumardi Azra dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, ...
Prof Azra rencananya memberi ceramah di ABIM," lanjut Mu'ti. "Selamat jalan Prof Azra. Prof Azra memberi kata pengantar di buku tersebut," lanjutnya. "Jumat siang saya mendapat kabar Prof Azra sakit dalam perjalanan dari Jakarta menuju Malaysia. "Prof Azra adalah guru dan sekaligus sahabat saya. "Jumat 16 September, saya meminta Prof Azra menjadi salah satu narasumber Seminar Internasional Islamic Education in Pluralistic World yang diselenggarakan Prodi S3 Pendidikan Agama Islam UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Saya langsung kontak Mas Sonny Zulhuda, Ketua Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah Malaysia. "Sungguh sangat mengejutkan. Allahummaghfirlahu, warhamhu, wa 'afihi, Wa 'fu'anhu," kata Mu'ti. Prof Azra sempat menyarankan seminar diselenggarakan di hari lain menyesuaikan jadwal beliau. Mu'ti mengungkapkan, walaupun Prof Azra adalah gurunya, beliau beberapa kali panel dengannya dalam beberapa kali seminar di dalam dan di luar negeri. Abdul Mu'ti pun memiliki kesan yang Tak terlupakan kepada Prof Azyumardi.
Kedudukan Megawati Soekarnoputri Ketua Dewan Pengarah BRIN, serta Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Menteri PPN/Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa ...
Kritikan itu disampaikan Azyumardi Azra saat mengisi webinar Persoalan Tata Kelola BRIN dan Masa Depan Penelitian Indonesia di YouTube Narasi Institute. Sehingga pendidikan hanya menjadi suatu komoditas belaka dan sebagai ajang untuk saling unjuk keahlian dan berdampak kepada berbagai implikasinya dalam kehidupan sosial masyarakat. Berikut beberapa kritikan Azyumardi Azra terkait problem di Tanah Air, mulai dari pers, Tes Wawasan Kebangsaan atau Azyumardi Azra dikenal sebagai akademisi dan cendekiawan muslim Indonesia. Padahal menurutnya, pendidikan bukan hanya proses transfer ilmu, namun juga penanaman nilai-nilai karakter yang terdapat di dalam suatu materi pelajaran. [Azyumardi Azra](https://www.tempo.co/tag/azyumardi-azra) meninggal di Rumah Sakit Serdang, Selangor, Malaysia pada Minggu, 18 September 2022 sekitar pukul 12.30 waktu setempat.
Menurut mantan Penasihat Fraksi ABRI di DPR/MPR tersebut, kebanyakan tokoh pergerakan merupakan tokoh yang multidimensi.
Saya juga mengirim anak-anak muda yang cerdas untuk belajar S2 di luar negeri hanya dengan modal jaringan yang saya miliki. Saat ini ada 27 orang yang belajar di luar negeri hanya dengan rekomendasi dan network. Beliau juga punya kesempatan belajar di Universitas Columbia, yang sangat terkenal dan berpengaruh di Amerika Serikat. “Salah satunya Prof Azyumardi Azra merupakan orang hebat. Mereka bukan hanya memiliki satu dimensi, seperti misalnya saya yang seorang ekonom hanya menjadi ekonom saja. JAKARTA, INDONEWS.ID – Tokoh intelektual dan guru bangsa Prof Azyumardi Azra telah meninggalkan kita semua pada Minggu (18/9).
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo turut menghadiri prosesi pemakaman Ketua Dewan Pers Azyumardi Azra di Blok Z Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata.
Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link Editor Irfan Maullana)Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Baca juga:
Dalam kuliah umumnya, selain membentuk karakter dosen masa depan beliau menyampaikan tema khusus yakni "Membangun Universitas Pamulang Menuju University Of ...
[Prof](https://www.kompasiana.com/tag/prof).Dr. Dalam kuliah umumnya, selain pentingnya membentuk karakter dosen masa depan beliau menyampaikan tema khusus yakni "Membangun [Universitas](https://www.kompasiana.com/tag/universitas) Pamulang Menuju University Of Excellence". [Azyumardi Azra](https://www.kompasiana.com/tag/azyumardi-azra) menghembuskan nafas terakhirnya di RS. Azumardi [Azra](https://www.kompasiana.com/tag/azra) menjadi kabar Duka yang mendalam, sosok yang menjadi panutan kita semua terutama dibidang pendidikan tinggi. Selanjutnya penulis juga mengamati Kiprah Beliau di bidang Pers, pada bulan Mei 2022 Prof Azra sapaan akrab beliau terpilih sebagai Ketua Dewan Pers Indonesia periode 2022-2025 dari unsur tokoh masyakarat Artinya kiprah beliau sangat diperlukan didunia pers. Azyumardi yang merupakan Mantan Rektor Universitas Islam Negeri Syarief Hidayatullah Jakarta selama 2 periode, periode pertama 1998-2002 dan periode Kedua yakni tahun 2002-2006.
Salah satunya adalah Mantan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin. "Tentu kami semua ikut bersimpati dan berempati atas kepulangan almarhum. Meskipun kita merasa ...
"Kalau beliau berbicara tentang keadilan, hak asasi manusia (HAM), demokrasi, kebebasan berpendapat, dan berserikat, itu hakekatnya adalah bagaiman agar sisi kemanusiaan tidak tercerabut dari setiap kita. Sebelum tiba di TMP Kalibata, jenazah disholatkan di Auditorium Harun Nasution UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta. Almarhum adalah orang yang memberikan landasan akademik yang sangat terkemuka terkait Islam di nusantara. Lukman berharap generasi muda dan mereka yang masih hidup bisa melanjutkan perjuangan almarhum. Jadi ini adalah peristiwa yang membahagiakan almarhum," kata Lukman di TMP Kalibata, Selasa (20/9/2022). Selain membahas moderasi Islam, Lukman menyebut Prof Azra juga suka membahas tentang kemanusiaan.
Ketum PKB Cak Imin menyampaikan bela sungkawa atas meninggalnya intelektual muslim Indonesia sekaligus Ketua Dewan Pers Azyumardi Azra.
Menurutnya, Azyumardi Azra selalu membawa pemikiran yang moderat dan inklusif. Cak Imin mengenang Azyumardi Azra tokoh moderat dan inklusif. Cak Imin menilai Azyumardi Azra merupakan tokoh intelektual Islam yang terkemuka.
TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Dewan Pers Prof Azyumardi Azra meninggal pada Minggu, 18 September 2022 sekitar pukul 12.30 waktu Kuala Lumpur, di Rumah Sakit ...
[pegawai KPK](https://www.tempo.co/tag/pegawai-kpk) tersebut, sebanyak 44 orang menyatakan bergabung menjadi ASN Polri. “Jumat lalu (23 September), saya telah berkirim surat ke Bapak Presiden, memohon terhadap 56 orang yang melaksanakan tes TWK untuk bisa kami tarik, kami rekrut menjadi ASN Polri,” ujar dia melalui konferensi pers daring pada Selasa, 28 September 2021. [Novel Baswedan](https://www.tempo.co/tag/novel-baswedan) dan Yudi Purnomo Harahap. Kemudian pada Kamis, 30 September 2021, KPK secara resmi memecat 56 pegawainya yang tidak lolos TWK itu. Dalam rapat 25 Mei 2021, diputuskan bahwa dari 75 pegawai KPK yang tak lolos TWK, sebanyak 51 orang dianggap tak bisa dibina. Bersama 73 Guru Besar lintas kampus dan disiplin ilmu, Azyumardi Azra meminta KPK membatalkan hasil [TWK ](https://www.tempo.co/tag/twk)itu.
Tembakaln salvo dari militer iringi prosesi pemakaman Prof Azyumardi Azra di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan.
[pemakaman](https://makassar.tribunnews.com/tag/pemakaman). [pemakaman](https://makassar.tribunnews.com/tag/pemakaman) tokoh pers dan cendikiawan Islam tersebut. Irham](https://makassar.tribunnews.com/editor/muh.-irham) [Ketua Dewan Pers](https://makassar.tribunnews.com/tag/ketua-dewan-pers) [Prof Azyumardi Azra](https://makassar.tribunnews.com/tag/prof-azyumardi-azra) dimakamkan di [Taman Makam Pahlawan Kalibata](https://makassar.tribunnews.com/tag/taman-makam-pahlawan-kalibata), Pancoran, Jakarta Selatan, Selasa (20/9/2022) pukul 09.28 WIB. [Prof Azyumardi Azra Wafat](https://makassar.tribunnews.com/topic/prof-azyumardi-azra-wafat)
Wakil Menteri Agama RI Zainut Tauhid Sa'adi mengenang sosok Ketua Dewan Pers Azyumardi Azra. Zainut menilai almarhum Azyumardi sebagai ikon cendekiawan ...
Dia juga menilai Azyumardi Azra sosok yang disiplin, tegas, dan kritis. Kesan saya sebagai mahasiswa, beliau orangnya sangat disiplin, tegas dan kritis. "Saya bersyukur pernah menjadi mahasiswanya, setidaknya pernah mengikuti dua semester ketika mengambil program (S3) di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, saat itu beliau menjabat sebagai Direktur Pascasarjana UIN Jakarta. "Prof Azra menjadi ikon cendekiawan muslim yang selalu menginspirasi dengan pandangan moderat tentang keislaman dan keindonesiaan. Zainut mengaku saat itu dia menikmati cara Azyumardi Azra mengajar. Zainut menilai almarhum Azyumardi merupakan ikon cendekiawan muslim yang menginspirasi.
Ketua Dewan Pers ini meninggal sekitar pukul 12.30 waktu setempat karena adanya kelainan jantung. Informasi ini disampaikan secara resmi oleh Kedutaan Besar ...
[Koran Tempo](https://koran.tempo.co/) edisi Jumat, 11 Maret 2022, Azyumardi Azra bahkan ikut menggugat UU IKN ke Mahkamah Konstitusi. “Pak Azyumardi sendiri sudah mengakui bahwa tujuan pemindahan IKN ini dia sepakat. [Dewan Pers](https://www.tempo.co/tag/dewan-pers), lembaga yang sebagian dananya dari pemerintah, tidak menyurutkan sikap Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini untuk mengkritisi penguasa. [Azyumardi Azra](https://www.tempo.co/tag/azyumardi-azra) meninggal pada Ahad, 18 September 2022 di Rumah Sakit Serdang di Selangor, Malaysia. Dalam dokumen gugatan Azyumardi Azra dan sejawatnya yang diperoleh Tempo, mereka menyebutkan, dalam proses pembentukan UU IKN, hanya beberapa narasumber yang didengarkan masukannya. Akibatnya, hak pemohon dalam memperoleh informasi dirugikan serta jaminan pengakuan, perlindungan, dan kepastian hukum yang adil tidak terpenuhi.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia Dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy menghadiri upacara pemakaman Prof Azyumardi ...
Kalau ada orang yang mengajak bicara percuma, segera dia ajak kembali ke pembicaraan yang bermakna. "Ini merupakan suatu hal yang luar biasa kehilangan. Jika lawan bicaranya membahas hal yang tidak penting, dia akan berusaha kembali memfokuskan pembicaraan ke persoalan. Sebab, sosok Prof Azra adalah cendekiawan, budayawan, sejarawah, ahli ilmu sosial dan ilmu keislaman. Kalau diajak berbicara, dia pasti berusaha untuk tidak menambah isu yang menjadi fokusnya. "Dia adalah orang yang paling serius di dunia dan selalu fokus pada persoalan.
Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung (UIN RIL) kehilangan dengan wafatnya Prof. Azyumardi Azra, seorang tokoh besar penggagas visi kampus.
Azyumardi Azra yang merupakan tokoh besar penggagas visi kampus. Almarhum adalah penggagas kampus berwawasan lingkungan. "Tentu kita sangat kehilangan seorang tokoh besar dan beliau merupakan inspirator Raden Intan Lampung dalam meletakkan visi sebagai kampus berwawasan lingkungan," ujar Rektor UIN RIL, Prof.
Sejumlah berita humaniora pada Selasa (20/9) yang mendapat perhatian pembaca dan masih menarik untuk disimak pagi ini, mulai dari prosesi pemakaman Ketua .
"Dinas kesehatan adalah ujung tombak kesehatan dalam menghadapi pandemi COVID-19. [Kemenkes instruksikan dinas segera terapkan transformasi kesehatan](https://m.antaranews.com/berita/3127285/kemenkes-instruksikan-dinas-segera-terapkan-transformasi-kesehatan) [Menko PMK pimpin upacara pemakaman Azyumardi Azra](https://m.antaranews.com/berita/3127393/menko-pmk-pimpin-upacara-pemakaman-azyumardi-azra) [Wagub Jateng usul tangki septik komunal untuk biogas mandiri](https://m.antaranews.com/berita/3128645/wagub-jateng-usul-tangki-septik-komunal-untuk-biogas-mandiri) [Dampak perubahan iklim skala lokal sebabkan beragam fenomena bencana](https://m.antaranews.com/berita/3127045/dampak-perubahan-iklim-skala-lokal-sebabkan-beragam-fenomena-bencana) [JK : Almarhum Azyumardi banyak berkontribusi pada pemikiran Islam](https://m.antaranews.com/berita/3127053/jk-almarhum-azyumardi-banyak-berkontribusi-pada-pemikiran-islam)
Suasana saat politisi senior Malaysia Anwar Ibrahim hadir bersama berbagai elemen masyarakat Indonesia dan Malaysia bertakziah untuk Ketua Dewan Pers Profesor ...
Satu per satu sahabat, teman, murid serta mereka yang menjadikan Prof Azra sebagai panutan datang ke Rumah Sakit Serdang untuk ikut berbelasungkawa. Dalam satu bulan, selalu ada masa di mana beliau akan meninggalkan rumah untuk melakukan perjalanan keluar kota maupun keluar negeri. Tidak ada yang menduga jika penerima Bintang Mahaputera Utama itu akan pergi begitu cepat. Presiden ABIM Faisal Abd Aziz menilai ini adalah perjalanan profesor ketika hendak mengajar, ketika hendak bertemu muridnya. Pada saat yang sama informasi lebih lanjut melalui WA dan telepon dari Jakarta bertubi-tubi datang untuk mengecek kebenaran kabar tersebut. Dari sana terbaca betapa bersemangatnya Rekor Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta periode 1998-2006 itu dapat kembali ke Kuala Lumpur untuk berbagi ilmu dan pemikiran. “Kalau ada teman-teman UIN atau yang kenal dengan teman-teman UIN, Pak Azyumardi sesak nafas dalam penerbangan ke Kuala Lumpur. Firman yang juga mengajar di UIN Syarif Hidayatullah itu bahkan mengatakan berencana menemani ayahnya di rumah sakit hingga hari Rabu (21/9), dan akan digantikan oleh saudaranya yang lain. Hari berikutnya, Prof Azra mendapat perawatan di coronary care unit (CCU) rumah sakit pemerintah Malaysia yang juga menjadi rumah sakit pendidikan bagi mahasiswa kedokteran Universiti Putra Malaysia (UPM) itu. ANTARA yang kebetulan bertemu dengan beberapa staf Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur saat keluar dari area ICU, bertemu dengan Faisal dan tiga rekannya dari ABIM dan Duta Besar Republik Indonesia untuk Malaysia Hermono yang sudah ada di depan emergency unit sekitar pukul 19.00 waktu setempat. Info dari Prof Budi USU, sejarawan yang satu pesawat dengan Pak Azyumardi”. Saat itu Faisal bergegas ke Rumah Sakit Serdang setelah dua rekannya dari ABIM yang bertugas menjemput Prof Azra di bandara menyampaikan kabar bahwa guru mereka itu harus dilarikan ke rumah sakit dengan ambulans.
Prof. Azra juga pernah menjabat sebagai Ketua Departemen Penelitian dan Pengembangan (Litbang) di Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah.
Karena di kampungnya di Lubuk Alung sana dari keluarga Muhammadiyah. Din Syamsuddin pada Takziyah Virtual yang diselenggarakan oleh PP Muhammadiyah. Hal ini disampaikan secara langsung oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah Periode 2005-2015, Prof. Azra juga pernah menjabat sebagai Ketua Departemen Penelitian dan Pengembangan (Litbang) (saat ini menjadi Bidang Riset, Teknologi dan MSDM) Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah pada periode Ketua Umum Prof. Kemudian beliau melanjutkan studinya hingga meraih gelar Master of Art (MA) pada Departemen Bahasa dan Budaya Timur Tengah, Universitas Columbia tahun 1988. [PWMJATENG.COM](https://pwmjateng.com/) – Indonesia kembali berduka.
Liputan6.com, Jakarta - Indonesia kembali berduka dengan berpulangnya Ketua Dewan Pers, Prof. Azyumardi Azra. Mantan Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) ...
Azyumardi Azra](https://www.liputan6.com/tag/prof-azyumardi-azra). Salah satunya menjadi orang Asia Tenggara pertama yang diangkat sebagai Professor Fellow di Universitas Melbourne, Australia (2004-2009). Mantan Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta itu berpulang setelah sempat dirawat sejak Jumat (16/9) akibat gangguan kesehatan yang dialaminya saat melakukan kunjungan kerja ke Malaysia. Ayah dari empat anak itu juga pernah menjadi profesor tamu di Universitas Filipina dan Universitas Malaya, Malaysia pada 1997. Gelar Master of Philosophy (MPhil) dari Departemen Sejarah, Columbia University diraihnya pada 1990 dan Doctor of Philosophy Degree pada 1992. [prestasi](https://m.liputan6.com/bisnis/read/5027520/pensiun-dari-f1-intip-perjalanan-karir-dan-prestasi-sebastian-vettel) yang mengharumkan Indonesia.
Guru Besar UIN Jakarta dan Ketua Dewan Pers, Prof. Azyumardi Azra meninggal di Malaysia pada Minggu (18/9/2022). Halaman all.
Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link Di masa kepemimpinannya sebagai rektor, IAIN Jakarta berhasil beralih status menjadi UIN Jakarta dengan terbitnya Keputusan Presiden RI No. Amany Lubis mengaku, sepanjang hidupnya Prof. Rektor UIN Jakarta, Prof. Meski dirinya memiliki pendidikan dan pengetahuan yang luas. Azyumardi Azra merupakan sosok yang sederhana. "Beliau (Prof. Djamil Djambek Bukittinggi, UIN K.H. Baca juga: Abdurrahman Wahid Pekalongan, UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan, dan UIN Salatiga.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com.