Markas Besar TNI Angkatan Darat buka suara soal beredarnya sejumlah video di media sosial berisi kecaman dari prajurit terkait pernyataan Effendi Simbolon.
Ini Kopral Dua Arif," katanya.(yoa/isn) Saya minta kau segera minta maaf secara terbuka kepada TNI," kata Arif dalam video yang beredar. Saya tidak terima TNI dibilang seperti gerombolan. Menurutnya ada ketidakharmonisan antara dua jenderal bintang empat itu. "Hei, kau, Effendi Simbolon, anggota dewan Komisi I DPR RI. [TNI](https://www.cnnindonesia.com/tag/tni) Angkatan Darat buka suara soal beredarnya sejumlah video di media sosial berisi kecaman dari prajurit terkait pernyataan anggota Komisi I DPR RI Effendi Simbolon yang menyinggung TNI seperti gerombolan.
Pernyataan anggota Komisi I DPR Effendi Simbolon soal 'gerombolan' memicu protes prajurit TNI. Ini pernyataan Effendi Simbolon soal gerombolan ketika rapat.
Ini TNI kayak gerombolan ini, lebih-lebih ormas jadinya. Ada apa terjadi disharmoni begini, ketidakpatuhan. Saya 1 Desember baru berumur 18 tahun, tapi 1 Agustus itu harus berumur 18 saya tidak bisa masuk. Ada apa pembangkangan ini? Kalau soal terbuka tertutup, saya minta terbuka, ya, karena kita justru semua ini kita hadir di sini untuk mendapatkan penjelasan dari Panglima TNI, dari Kepala Staf Angkatan Darat, bukan dari Wakasad dan dari Menhan dalam kaitannya ada apa yang terjadi di tubuh TNI. Emang kalau anak presiden harus masuk? TNI hanya alat, hanya instrumen. "Tapi ada apa di TNI ini perlu, gitu. Tapi ada apa di TNI ini perlu, gitu. Saya kira saya usul malam ini juga kita rapat, terbuka, terbuka, jangan ada yang ditutupi. Ini pernyataan Effendi Simbolon soal gerombolan ketika rapat bersama Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa satu minggu lalu. Kalau perlu, setelah kita pembahasan anggaran, kita jadwalkan nanti malam, ya, kita hadirkan Kepala Staf Angkatan Darat, hadirkan Panglima TNI, kepala staf, untuk membahas, kami banyak sekali ini temuan-temuan ini, yang insubordinary, disharmoni, ketidakpatuhan.
Bernard juga bakal bertanya ke MKD ihwal ucapan Effendi yang menyinggung anak KASAD di akademi militer dalam sidang rapat dengar pendapat. Menurutnya, ini ...
"Jadi tidak ada kepatuhan," kata Effendi. Dia bahkan mengatakan sikap TNI melebihi ormas. Rencananya, Bernard melapor ke MKD pukul 11.00 WIB hari ini, Selasa, 13 September 2022. Sebelumnya dalam rapat Komisi I dengan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa, Effendi Simbolon mempertanyakan ketidakhadiran KSAD Jenderal Dudung Abdurachman di rapat tersebut. “Dugaan kami Effendi Simbolon telah melanggar Kode Etik Bab II Bagian Kesatu Kepentingan Umum pasal 2 ayat 4 junto Bagian kedua Integritas Pasal 3 ayat 1 dan 4 serta pasal 4 ayat 1 dan pasal 9 ayat 2 serta dugaan adanya upaya beliau menggiring opini publik memecahbelah antara KASAD dengan Panglima TNI,” kata Bernard dalam keterangannya, Selasa, 13 September 2022. [ Effendi Simbolon ](https://nasional.tempo.co/read/1467593/menhan-tak-hadir-dalam-rdp-di-dpr-effendi-simbolon-apa-perlu-dipanggil-paksa)ke Mahkamah Kehormatan Dewan atau [MKD DPR](https://www.tempo.co/tag/mkd-dpr) RI.
'Serta dugaan adanya upaya menggiring opini publik untuk memecah belah antara KASAD dengan Panglima TNI,' sebutnya.
Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link Rahasia umum, Jenderal Andika. "Ini semua menjadi rahasia umum, Pak. Baca juga: "Saya menerima berkas Bapak (Ketua Umum DPP GMPPK). Identitas teradu Dr Effendi Muara Sakti Simbolon, nomor anggota A-163 Dapil Jakarta III, Fraksi PDI Perjuangan," kata Wakil Ketua MKD Nazarudin Dek Gam di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (13/9/2022).
Permintaan Kopda Arif tersebut diabadikannya ke dalam sebuah rekaman video yang ditujukan kepada Effendi Simbolon hingga akhirnya tersebar di media sosial.
"Ini TNI kaya gerombolan ini. Kalau kamu tidak minta maaf sampai di manapun kamu akan cari sampai ke ujung dunia! Apabila tidak dilakukan, Kopda Arif mengancam akan mencari Effendi kemanapun. Salah satunya ialah Kopral Dua Arif yang menuntut politisi PDIP itu segera meminta maaf. [Tak Terima Disebut Gerombolan Melebihi Ormas, Prajurit TNI Ke Effendi Simbolon: Apa Maksud Saudara!](https://www.suara.com/news/2022/09/13/080917/tak-terima-disebut-gerombolan-melebihi-ormas-prajurit-tni-ke-effendi-simbolon-apa-maksud-saudara) [Effendi Simbolon](https://www.suara.com/tag/effendi-simbolon) yang menyebut [TNI](https://www.suara.com/tag/tni) seperti gerombolan melebihi organisasi masyarakat (ormas) memantik amarah dari para [prajurit TNI](https://www.suara.com/tag/prajurit-tni).
Anggota Komisi I DPR Effendi Simbolon bersama Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa di ruang Komisi I DPR, Senayan, Jakarta Pusat. Foto: Dok DPR. Para prajurit ...
"Hei kau Effendi Simbolan, saya prajurit TNI tidak menerima atas statemen yang kau ucapan bahwa TNI seperti gerombolan, TNI seperti ormas, dan TNI sudah tidak kompak. Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad), Kolonel Arh Hamim Tohari merespon banyaknya prajurit TNI AD yang mengecam dan menuntut permintaan maaf terhadap Effendi. "Saudara Effendi Simbolon, saya Danramil 1504-3/Saparua, Kodim 1504/Ambon tidak menerima Saudara Effendi mengatakan bahwa kami seperti gerombolan, dan tidak selayaknya seperti ormas. Hamim menegaskan, video itu dibuat prajurit TNI bukan atas atas perintah dari Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad). Itu sama saja kau mempermalukan seluruh prajurit TNI dari Sabang sampai Merauke dari Pulau Nias sampai Miangas dari Pulau Rote hingga Morotai. Ingat Effendi Simbolan, TNI masih kompak, TNI masih solid sampai saat ini," ujar sang prajurit yang tidak mengenalkan namanya.
Anggota Komisi I DPR dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Effendi Simbolon dilaporkan ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR.
Betul Pak ya?" "Bukti sudah kami terima ya Pak. Ini saya serahkan tanda terima laporan perseorangannya Pak," tandasnya. "Effendi Simbolon menyebut TNI kayak gerombolan. Dalam rapat tersebut, Effendi menyebut TNI sebagai gerombolan dan memecah belah Panglima TNI dan KSAD, sehingga melanggar kode etik dan integritas sebagai anggota dewan. "Identitas teradu Dr.
Anggota Komisi I DPR RI Effendi Simbolon dilaporkan karena diduga melanggar kode etik menyebut 'TNI seperti gerombolan' saat rapat Komisi I DPR RI.
Effendi kemudian menyebut TNI seperti gerombolan. Effendi mulanya meminta rapat Komisi I DPR saat itu digelar terbuka, termasuk soal isu-isu aktual. Komisi I DPR dan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa menggelar rapat pada 5 September 2022. Pernyataan Effendi Simbolon soal gerombolan ketika rapat bersama Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa satu minggu lalu. "Serta dugaan adanya upaya penggiringan opini publik memecah belah antara Panglima TNI. Effendi dilaporkan karena diduga melanggar kode etik menyebut 'TNI seperti gerombolan' saat rapat Komisi I DPR RI.
BENTENGSUMBAR.COM - Pernyataan anggota Komisi I DPR RI, Effendi Simbolon, yang menyebut TNI sebagai gerombolan dalam rapat kerja bersama Panglima TNI pada 5 ...
“Semoga secepatnya Pak Effendi bisa minta maaf, khususnya kepada para prajurit TNI, kasihan mereka-mereka yang menjaga perbatasan ini seperti di Papua, di NTT, di Kalimantan, di Aceh. Untuk itu, Ketua Umum Generasi Muda Penerus Perjuangan Kemerdekaan, Bernard D. Bernard menuturkan, para prajurit TNI yang menjaga kedaulatan Indonesia di perbatasan marah dengan pernyataan Effendi Simbolon tersebut.
Komandan Kodim 0623 Cilegon, Letkol Inf Ari Widyo Prasetyo, beserta prajuritnya memprotes ucapan anggota DPR RI Effendi Simbolon soal TNI seperti gerombolan ...
"Jadi video yang kami buat, saya Dandim 0623 Cilegon Letkol Infanteri Ari Widyo Prasetyo beserta seluruh jajaran keluarga besar Kodim 0623 Cilegon. Kami membuat video memang untuk merespons dari pernyataan ucapan yang disampaikan oleh kalau dibilang dia adalah pejabat, yaitu Effendi Simbolon Anggota Komisi I DPR RI. Dia mengatakan ucapan Effendi Simbolon melukai perasaan para prajurit TNI. Kami seluruh prajurit TNI sakit hati. "Kau Effendi Simbolon melukai kami prajurit TNI, kau adu domba pimpinan kami, kau adu domba TNI. Protes itu disampaikan Ari dan prajuritnya lewat video yang dibuat di Aula Markas Kodim 0623 Cilegon.
'Kami banyak temuan ini, disharmoni, ketidakpatuhan, ini TNI kayak gerombolan ini, lebih-lebih ormas jadinya, tidak ada kepatuhan,' ungkap Effendi.
"Kami banyak sekali temuan-temuan ini, disharmoni, ketidakpatuhan, ini TNI kayak gerombolan ini, lebih-lebih ormas jadinya, tidak ada kepatuhan," ujar dia.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. "Semua ini kita hadir di sini untuk mendapatkan penjelasan dari Panglima TNI, dari KSAD, bukan dari Wakasad. Dan dari Menhan, dalam kaitannya ada apa yang terjadi di tubuh TNI ini?" Baca juga:
REPUBLIKA.CO.ID, CILEGON -- Komandan Kodim (Dandim) 0623/Cilegon, Letkol Inf Ari Widyo Prasetyo sangat geram dengan ucapan anggota Komisi I DPR Effendi ...
Effendi juga menyoroti anak Dudung yang gagal lulus Akademi Militer (Akmil), namun karena KSAD melawan akhirnya sekarang harus diloloskan. Adapun KSAD Dudung Abdurachman tidak hadir dan diwakilan Wakil KSAD Letjen Agus Subiyanto. Ari pun mengingatkan jika seluruh keluarga besar Kodim Cilegon tidak terima dengan statemen Effendi Simbolon. Baca: Kau bilang pimpinan kami, Panglima TNI, KSAD, tidak harmonis. "Dari ujung barat Pulau Jawa, kami dengar omonganmu Effendi Simbolon.
Perlu diketahui, anggota Komisi I DPR RI, Effendi Simbolon menjadi sorotan karena menyebut TNI layaknya gerombolan. Hal itu disampaikannya ketika rapat dengan ...
Effendi dilaporkan ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI oleh Ketua Umum DPP GMPPK, Bernard D. Sebab, menurut Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Effendi memiliki harta lebih dari Rp 151 miliar. Belakangan, ucapan Effendi kemudian dipermasalahkan. Effendi juga memiliki surat berharga senilai Rp 1.271.364.000. Apalagi sosok anggota dewan tersebut sedang ramai dibicarakan, seperti [Effendi Simbolon](https://www.suara.com/tag/effendi-simbolon). "Ini TNI kayak gerombolan ini. Total, politikus partai PDI Perjuangan ini memiliki 8 mobil. [anggota DPR](https://www.suara.com/tag/anggota-dpr) selalu menjadi hal yang menarik. [Buat Risih Prajurit karena Sebut TNI Kayak Gerombolan, Ormas Ini Desak Effendi Simbolon Minta Maaf](https://www.suara.com/news/2022/09/13/152634/buat-risih-prajurit-karena-sebut-tni-kayak-gerombolan-ormas-ini-desak-effendi-simbolon-minta-maaf) Nah, berapa [harta kekayaan Effendi Simbolon](https://www.suara.com/tag/harta-kekayaan-effendi-simbolon)? Dilaporkan ke MKD DPR karena Sebut TNI Mirip Gerombolan Ormas](https://www.suara.com/news/2022/09/13/152931/siapa-effendi-simbolon-dilaporkan-ke-mkd-dpr-karena-sebut-tni-mirip-gerombolan-ormas) [TNI](https://www.suara.com/tag/tni) layaknya gerombolan.
Pernyataan anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan Effendi MS Simbolon yang menyebut TNI seperti gerombolan, terus berbuntut.
"Panglima TNI hadir, KSAD tidak ada. Saya minta kau segera minta maaf secara terbuka kepada TNI," kata Arif dalam video yang diterima redaksi, Selasa (13/9). Ini Kopral Dua Arif," tantangnya.
Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat Kolonel Arh Hamim Tohari meminta para prajurit menahan diri untuk bersikap reaktif atas narasi anggota Komisi I DPR ...
Mereka mengaku tak menerima atas ujaran Effendi Simbolon yang menyamakan TNI layaknya gerombolan ormas. Tak diorkestra: Hamim Tohari memastikan bahwa aksi sejumlah prajurit itu tidak diorkestra oleh pimpinan TNI AD. Rapat itu dihadiri panglima dan sejumlah petinggi di tubuh TNI. Kami tidak terima, darah kami mendidih. “Kau bilang pimpinan kami Panglima TNI-KSAD tidak harmonis, kau bilang TNI gerombolan seperti ormas. Kau Effendi Simbolon melukai kami prajurit TNI, kau adu domba TNI,” tegas Ari Widyo dalam video tersebut.
Liputan6.com, Jakarta Anggota DPR Fraksi PDI Perjuangan Effendi Simbolon dilaporkan ke Mahkamah Kehormatan Dewan alias MKD DPR. Effendi dilaporkan karena ...
Anggota Komisi I DPR Effendi Simbolon menyebut TNI sebagai gerombolan dan memecah belah Panglima TNI dan KSAD Dudung Abdurachman. Kata dia akan disampaikan dalam rapat kerja Komisi I yang tengah dijadwalkan. "Saya gatau masuk karena apa, tapi kalau masuk karena sebuah tekanan, sebuah diskresi sementara mengabaikan ketentuan apa iya seperti itu. Effendi dilaporkan karena menyebut TNI seperti gerombolan saat bicara masalah disharmoni antara Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa dan Kasad Jenderal Dudung Abdurachman. Akan dihadirkan lengkap Andika dan Dudung. Kami banyak sekali temuan-temuan ini yang insub ordinary, disharmoni, ketidakpatuhan," kata Effendi. "Dalam rapat tersebut, bapak Effendi Simbolon menyebut TNI kayak gerombolan. Ini kan enggak bisa dibiarkan," ujar Effendi. Ini TNI kayak gerombolan ini, lebih-lebih ormas jadinya. "Bukti sudah kami terima ya pak. MKD akan meneruskan laporan tersebut. Bener pak ya?"
Tak hanya itu, ia juga menyinggung ketegangan antara Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa dan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurachman.
Kan ini usul," ujarnya, dikutip dari pemberitaan Kompas.com. Baca juga:
Ucapan Effendi menyebut TNI seperti gerombolan ormas merobek soliditas TNI AD hingga ke tingkat terendah. Mereka menuntut permintaan maaf Effendi, namun hingga ...
Rakyat butuh TNI yang sigap menjaga kedaulatan NKRI.*** [PDIP](https://www.katalogika.com/tag/PDIP) segera jewer [Effendi Simbolon](https://www.katalogika.com/tag/Effendi-Simbolon) agar polemik permintaan maaf pada TNI AD berakhir secepatnya. [Effendi Simbolon](https://www.katalogika.com/tag/Effendi-Simbolon) anggota Komisi I DPR RI Fraksi [PDIP](https://www.katalogika.com/tag/PDIP) saat RDP (5/9), menuding disharmonis antara Panglima dan Kasad TNI AD. [PDIP](https://www.katalogika.com/tag/PDIP) jewer [Effendi Simbolon](https://www.katalogika.com/tag/Effendi-Simbolon) karena berlarut sampaikan permohonan maaf yang dituntut segenap TNI AD. [PDIP](https://www.katalogika.com/tag/PDIP) Megawati menjewer [Effendi Simbolon](https://www.katalogika.com/tag/Effendi-Simbolon) karena masyarakat mulai tidak nyaman menyaksikan TNI AD yang dibanggakan tersulut emosi karena persoalan remeh. [PDIP](https://www.katalogika.com/tag/PDIP) segeralah jewer dia, terlalu banyak energi terkuras hanya persoalan gengsi yang tidak perlu.
Anggota Komisi I DPR Effendi Simbolon bersama Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa di ruang Komisi I DPR, Senayan, Jakarta Pusat. Foto: Dok DPR. Pernyataan ...
Fauka Noor Farid menilai ada maksud lain dari pernyataan anggota Komisi I DPR RI Effendi Simbolon yang menyebut TNI seperti gerombolan. "Kalau ada yang menghina dan menyakiti TNI sama saja menyakiti rakyat. Saya kira TNI tegas dengan pelanggaran," tuturnya.
Kepala Dinas Penerangan TNI AD Kolonel Hamim Tohari mengatakan tak ada instruksi dari Pimpinan TNI AD untuk 'menyerang' anggota Komisi I DPR Effendi ...
"Yang ada TNI adalah sebagai alat dan pemersatu Bangsa. Markas Besar TNI AD sudah buka suara soal beredarnya sejumlah video prajurit yang mengecam Effendi. Saleh menyatakan tak ada satupun negara di dunia yang militernya bersifat gerombolan, termasuk TNI. Saya minta kau segera minta maaf secara terbuka kepada TNI," kata Arif dalam video yang beredar. Salah satunya video seorang yang mengaku prajurit TNI Angkatan Darat (AD) bernama Kopral Dua Arif. Di media sosial, beredar video prajurit TNI yang mengecam Effendi. Ini Kopral Dua Arif," ujarnya. "TNI adalah organisasi yang menjiwai dan dijiwai kerakyatan, tidak ada satupun negara di dunia yang TNI atau militernya itu bersifat gerombolan, itu tidak ada," kata Saleh. "Hei, kau Effendi Simbolon, anggota dewan Komisi I DPR RI. Menurutnya, ada ketidakharmonisan antara dua jenderal bintang empat itu. Saya tidak terima TNI dibilang seperti gerombolan. [Effendi Simbolon](https://www.cnnindonesia.com/tag/effendi-simbolon) yang menyinggung anggota [TNI](https://www.cnnindonesia.com/tag/tni) seperti gerombolan menuai kecaman dari prajurit, terutama Angkatan Darat (AD).
Saat itu Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa hadir. Sedangkan dari Kemenhan diwakilkan oleh Wakil Menteri Pertahanan Muhammad Herindra. Selain itu, semua ...
Moga-Moga Pak Effendi yang terhormat bisa minta maaf kepada para prajurit-prajurit itu khususnya," harap Bernard. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link "Semoga secepatnya Pak Effendi bisa minta maaf yang terkhusus buat para prajurit. Nah, kalau belum apa-apa langsung dibilang (kayak gerombolan), terus mereka merasakan risih gimana?" "Selain Polri, kita hanya mengharapkan TNI. Itu betul-betul sangat miris dan tidak enak didengar," tutur dia. "Nah, ini saya minta supaya Bapak Effendi Simbolon mohon maaf lah atas ucapannya kepada prajurit TNI terkhusus. "Saya menerima berkas Bapak (Ketua Umum DPP GMPPK). Identitas teradu Dr Effendi Muara Sakti Simbolon, nomor anggota A-163 Dapil Jakarta III, Fraksi PDI Perjuangan," kata Wakil Ketua MKD Nazarudin Dek Gam di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (13/9/2022). "Semua ini kita hadir di sini untuk mendapatkan penjelasan dari Panglima TNI, dari KSAD, bukan dari Wakasad. Dan dari Menhan, dalam kaitannya ada apa yang terjadi di tubuh TNI ini?" Baca juga: