Saat ini Eropa dan Amerika baik Utara maupun Selatan sudah mulai panen gandum.
Kebutuhan gandum terbesar adalah untuk industri produk pangan olahan seperti mie instan, kue, dan roti. Meski demikian, Bayu mengatakan kenaikan harga gandum seharusnya tidak terlalu berpengaruh terhadap dalam negeri jika Indonesia mampu melakukan diversifikasi, agar tidak tergantung pada impor. Ini lantaran Rusia sudah mulai membuka jalur gandum dari Ukraina. โHarga gandum tidak naik (lagi), bahkan ada kecenderungan turun. Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Kementan Kuntoro Boga Andri mengungkapkan, pemerintah memiliki kewajiban untuk mengingatkan masyarakat dan juga pelaku industri pangan terhadap potensi krisis pangan. Di sisi lain, masih terdapat masalah yang perlu diperhatikan yaitu produksi produk olahan gandum.
TEMPO.CO, Jakarta - Direktur PT Indofood Sukses Makmur Tbk. Fransiscus Welirang menanggapi wacana yang berkembang soal pengembangan sorgum untuk ...
Jadi, nanti ada program pengembangan tanaman sorgum bersama-sama," kata Fransiscus dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Sabtu, 13 Agustus 2022. Menurut dia, pengembangan sorgum berperan penting untuk mensubtitusi tepung terigu berbahan dasar gandum yang sampai saat ini masih bergantung pada impor. TEMPO.CO, Jakarta - Direktur PT Indofood Sukses Makmur Tbk. Fransiscus Welirang menanggapi wacana yang berkembang soal pengembangan sorgum untuk menggantikan gandum yang diimpor dalam pembuatan mi instan.
Komoditas tersebut dinilai strategis bagi Indonesia untuk dikembangkan menjadi salah satu penguat ketahanan pangan dan kapasitas ekonomi.
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) mengajak masyarakat Indonesia untuk mulai menanam pangan lokal di lahan-lahan sempit seperti polybag atau pekarangan rumah. Menurut Sujarwo, komoditas tersebut adalah komoditas strategis bagi Indonesia untuk dikuatkan perkembangannya dan menjadi salah satu penguat ketahanan pangan dan kapasitas ekonomi (hilirisasi). Komoditas tersebut dinilai strategis bagi Indonesia untuk dikembangkan menjadi salah satu penguat ketahanan pangan dan kapasitas ekonomi.
Direktur PT Indofood Sukses Makmur Tbk Fransiscus Welirang menyebut pihaknya siap untuk melakukan pengembangan produksi mi instan berbahan dasar sorgum.
Belum ada keluhan tuh sampai sekarang," ungkapnya. "Pertanian dalam bidang budidaya, dan kami dalam bidang prosesnya. "Kita dengan Pak Mentan SYL (Syahrul Yasin Limpo) memperbincangkan banyak hal, tapi intinya bagaimana kita saat ini bisa mengembangkan bahan baku lokal seperti sorgum. Mentan tak menyebut mi instan secara spesifik, melainkan mengingatkan masyarakat tentang harga mi dari gandum yang akan naik hingga tiga kali lipat. Apalagi produk tepung ini kan berkembang terus, akan ada produk baru yang berkembang. Sementara Fransiscus membantah kabar soal harga mi instan akan naik 3 kali lipat karena sulitnya impor gandum akibat perang Rusia-Ukraina.
Franciscus Welirang, mendukung penuh upaya Kementrian Pertanian (Kementan).
EkBis EkBis Jadi, nanti ada program pengembangan tanaman sorgum bersama-sama," ungkap Francicus, dikutip dari keterangan tertulis Kementerian Pertanian, Jumat (12/8).
Riau24.com adalah Portal Berita Riau. Kami menginformasikan berita, peristiwa, hiburan dll selama 24 Jam. Dengan Tagline Informasi Anda Genggam.
Apalagi produk tepung ini kan berkembang terus, akan ada produk baru yang berkembang. "Pertanian dalam bidang budidaya, dan kami dalam bidang prosesnya. RIAU24.COM - Dengan semakin naiknya harga Gandum di pasar dunia, mempengaruhi produk mi instan yang ada di tanah air, pasalnya mi instan memiliki bahan dasar dari gandum.
Direktur PT Indofood Sukses Makmur Tbk Fransiscus Welirang siap mengembangkan mie instant berbahan dasar dari komoditas pangan lokal.
Yaitu sorgum untuk menggantikan gandum yang diimpor dari luar negeri. Pasalnya, gandum merupakan produk impor dari luar negeri. KEBUMEN TALK - PT Indofood Sukses Makmur Tbk akan mengganti bahan baku utama mie instan dari gandum dengan sorgum.
Produsen mie instan, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), mendukung penuh upaya Kementerian Pertanian (Kementan) dalam antisipasi krisis...
Untuk kebutuhan industri pangan olahan berbasis tepung terigu, Pemerintah mulai menggalakkan penanaman sorgum, singkong dan sagu yang dapat mensubstitusi gandum,โ ujarnya. Kebutuhan gandum terbesar adalah untuk industri produk pangan olahan, seperti mie instan, kue, dan roti. Apalagi produk tepung ini kan berkembang terus, akan ada produk baru yang berkembang.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Pertanian menggelar pertemuan dengan PT Indofood Sukses Makmur Tbk, pada Jumat (12/8/2022) di Jakarta untuk membahas ...
Kebutuhan gandum terbesar adalah untuk industri produk pangan olahan, seperti mie instan, kue, dan roti. Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Kementan, Kuntoro Boga Andri, mengatakan, perubahan iklim serta perang Ukraina-Rusi mengancam krisis pangan global. "Pertanian dalam bidang budidaya dan kami (pengusaha) dalam bidang prosesnya.
Pemerhati pangan dari Partai Nasdem Irma Suryani Chaniago. Irma mengajak semua pihak untuk mendukung pemerintah mengembangkan subtitusi sorgum. TRIBUN-TIMUR.COM ...
"Sudah saatnya kita beralih ke sorgum, komoditas dan tanaman asli Indonesia yang jauh lebih sehat. Menurutnya, sorgum merupakan tanaman asli Indonesia yang pas dijadikan sebagai pengganti gandum. Sorgum merupakan tanaman asli Indonesia yang pas dijadikan sebagai pengganti gandum.
Sejauh ini tingkat konsumsi gandum terbilang tinggi meski sebenarnya masyarakat Indonesia bisa menggantinya dengan sorgum.
Irma mengatakan, sejauh ini tingkat konsumsi gandum terbilang tinggi meski sebenarnya masyarakat Indonesia bisa menggantinya dengan sorgum. Baginya, Indonesia adalah negara kaya yang memiliki aneka ragam komoditas pangan terbaik di dunia. Menurutnya, sorgum merupakan tanaman asli Indonesia yang pas dijadikan sebagai pengganti gandum.